Asmaul A’zham Al Husna.
1. يقول يا ارحم الراحمين
YAA ARHAMAR ROOHIMIIN.
Artinya : Wahai Tuhan Yang Maha Pengasih Lagi Penyayang.
ان لله تعالى ملكا موكلا بمن يقول يا ارحم الراحمين فمن قالها ثلاثا قال له الملك ان ارحم الراحمين قد أقبل عليك فسل.
Dari Abu Umamah ra., Nabi Muhammad saw. bersabda: Inna lillaahi
ta'aalaa malakan muwakkalan biman yaqulu yaa arhamar roohimiina faman
qoolahaa tsalaatsan qoola lahul malaku inna arhamar roohimiina qod
aqbala 'alaika, fasal.
Artinya : Sesungguhnya Allah swt. itu
mempunyai seorang Malaikat yang ditugaskan kepada orang yang berkata
"YAA ARHAMAR ROOHIMIIN" (wahai Tuhan Yang Maha Pengasih Lagi Penyayang),
barangsiapa yang mengatakan perkataan itu tiga kali, maka malaikat itu
berkata kepadanya, sesungguhnya Allah yang Maha Pengasih Lagi Penyayang
telah menerima pujianmu, Maka bermohonlah.". (HR. Al Hakim)
2. يَا حَيُّ يَا قَيُّومُ
YAA HAYYU YAA QAYYUUM.
Artinya : Wahai Dzat Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya).
حَدَّثَنَا أَبُو سَلَمَةَ يَحْيَى بْنُ الْمُغِيرَةِ الْمَخْزُومِيُّ
الْمَدِينِيُّ وَغَيْرُ وَاحِدٍ قَالُوا حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي فُدَيْكٍ
عَنْ إِبْرَاهِيمَ بْنِ الْفَضْلِ عَنْ الْمَقْبُرِيِّ عَنْ أَبِي
هُرَيْرَةَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ
إِذَا أَهَمَّهُ الْأَمْرُ رَفَعَ رَأْسَهُ إِلَى السَّمَاءِ فَقَالَ
سُبْحَانَ اللَّهِ الْعَظِيمِ وَإِذَا اجْتَهَدَ فِي الدُّعَاءِ قَالَ يَا
حَيُّ يَا قَيُّومُ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ غَرِيبٌ
Telah menceritakan kepada kami Abu Salamah Yahya bin Al Mughirah Al
Makhzumi Al Madini serta lebih dari satu orang, mereka berkata; telah
menceritakan kepada kami Ibnu Abu Fudaik dari Ibrahim bin Al Fadhl dari
Al Maqburi dari Abu Hurairah bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam
apabila merasa gundah karena suatu perkara maka beliau mengangkat
kepalanya ke langit dan mengucapkan: "SUBHAANALLAHIL 'AZHIIMI" (Maha
Suci Allah yang Maha Agung). Dan apabila bersungguh-sungguh dalam berdoa
beliau mengucapkan: "YAA HAYYU YAA QAYYUUM" (Wahai Dzat Yang Hidup
kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya). Abu Isa berkata; hadits
ini adalah hadits gharib. (HR. At Tirmidzi No.3358)
3.
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ بِأَنِّي أَشْهَدُ أَنَّكَ أَنْتَ اللَّهُ
لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ الْأَحَدُ الصَّمَدُ الَّذِي لَمْ يَلِدْ وَلَمْ
يُولَدْ وَلَمْ يَكُنْ لَهُ كُفُوًا أَحَدٌ
ALLAAHUMMA INNII
AS-ALUKA BIANNII ASYHADU ANNAKA ANTALLAAHU LAA ILAAHA ILLAA ANTAl
AHADUSH SHAMAD, ALLADZII LAM YALID WA LAM YUULAD WA LAM YAKUN LAHU
KUFUWAN AHAD.
Artinya : Ya Allah, aku memohon kepadaMu dengan
bersaksi bahwa Engkau adalah Allah, tidak ada tuhan yang berhak disembah
kecuali Engkau, Yang Maha Esa, Tempat bergantung, Yang tidak melahirkan
dan tidak dilahirkan, dan tidak ada sesuatupun yang serupa denganNya.
حَدَّثَنَا جَعْفَرُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ عِمْرَانَ الثَّعْلَبِيُّ
الْكُوفِيُّ حَدَّثَنَا زَيْدُ بْنُ حُبَابٍ عَنْ مَالِكِ بْنِ مِغْوَلٍ
عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ بُرَيْدَةَ الْأَسْلَمِيِّ عَنْ أَبِيهِ قَالَ
سَمِعَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَجُلًا يَدْعُو
وَهُوَ يَقُولُ اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ بِأَنِّي أَشْهَدُ أَنَّكَ
أَنْتَ اللَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ الْأَحَدُ الصَّمَدُ الَّذِي لَمْ
يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ وَلَمْ يَكُنْ لَهُ كُفُوًا أَحَدٌ قَالَ فَقَالَ
وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ لَقَدْ سَأَلَ اللَّهَ بِاسْمِهِ الْأَعْظَمِ
الَّذِي إِذَا دُعِيَ بِهِ أَجَابَ وَإِذَا سُئِلَ بِهِ أَعْطَى قَالَ
زَيْدٌ فَذَكَرْتُهُ لِزُهَيْرِ بْنِ مُعَاوِيَةَ بَعْدَ ذَلِكَ بِسِنِينَ
فَقَالَ حَدَّثَنِي أَبُو إِسْحَقَ عَنْ مَالِكِ بْنِ مِغْوَلٍ قَالَ
زَيْدٌ ثُمَّ ذَكَرْتُهُ لِسُفْيَانَ الثَّوْرِيِّ فَحَدَّثَنِي عَنْ
مَالِكٍ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ غَرِيبٌ وَرَوَى شَرِيكٌ
هَذَا الْحَدِيثَ عَنْ أَبِي إِسْحَقَ عَنْ ابْنِ بُرَيْدَةَ عَنْ أَبِيهِ
وَإِنَّمَا أَخَذَهُ أَبُو إِسْحَقَ الْهَمْدَانِيُّ عَنْ مَالِكِ بْنِ
مِغْوَلٍ
Telah menceritakan kepada kami Ja'far bin Muhammad bin
Imran Ats Tsa'labi Al Kufi telah menceritakan kepada kami Zaid bin
Hubab dari Malik bin Mighwal dari Abdullah bin Buraidah Al Aslami dari
ayahnya, ia berkata; Nabi shallallahu 'alaihi wasallam mendengar orang
yang berdoa dengan mengatakan; ALLAAHUMMA INNII AS-ALUKA BIANNII ASYHADU
ANNAKA ANTALLAAHU LAA ILAAHA ILLAA ANTA, Al AHADUSH SHAMAD, ALLADZII
LAM YALID WA LAM YUULAD WA LAM YAKUN LAHU KUFUWAN AHAD (Ya Allah, aku
memohon kepadaMu dengan bersaksi bahwa Engkau adalah Allah, tidak ada
tuhan yang berhak disembah kecuali Engkau, Yang Maha Esa, Tempat
bergantung, Yang tidak melahirkan dan tidak dilahirkan, dan tidak ada
sesuatupun yang serupa denganNya). Kemudian beliau mengatakan: "Demi
Dzat yang jiwaku ada di tanganNya, sungguh ia telah meminta dengan
namaNya yang paling agung, yang apabila Dia dimintai suatu doa maka Dia
akan mengabulkan dan apabila diminta dengannya maka Dia akan memberi."
Zaid berkata; kemudian aku menyebutkannya kepada Zuhair bin Mu'awiyah
beberapa tahun setelah itu. Kemudian ia berkata; Telah menceritakan
kepada kami Abu Ishaq dari Malik bin Mighawal, Zaid berkata; kemudian
aku menyebutkannya kepada Sufyan Ats Tsauri kemudian ia menceritakan
kepadaku dari Malik. Abu Isa berkata; hadits ini adalah hadits hasan
gharib, dan Syarik meriwayatkan hadits ini dari Abu Ishaq dari Ibnu
Buraidah dari ayahnya, dan sesungguhnya Abu Ishaq Al Hamdani
mengambilnya dari Malik bin Mighwal. (HR. At Tirmidzi No.3397, Abudaud
No.1276, Ahmad No.21963)
4. يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ
YAA DZAL JALAALI WAL IKRAAM.
Artinya : Wahai Dzat yang memiliki kebesaran dan kemuliaan.
وَبِإِسْنَادِهِ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ
وَسَلَّمَ أَلِظُّوا بِيَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ قَالَ أَبُو
عِيسَى وَهَذَا حَدِيثٌ غَرِيبٌ وَقَدْ رُوِيَ هَذَا الْحَدِيثُ عَنْ
أَنَسٍ مِنْ غَيْرِ هَذَا الْوَجْهِ
Dan dengan sanadnya (Yaitu;
Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Hatim Al Muktib telah
menceritakan kepada kami Abu Badr Syuja' bin Al Walid dari Ar Ruhail bin
Mu'awiyah saudara Zuhair bin Mu'awiyah, dari Ar Raqasyi dari Anas bin
Malik), ia mengatakan; Rasulullah shallallahu wa'alaihi wa sallam
bersabda: "Tetaplah berdoa dengan mengucapkan; YAA DZAL JALAALI WAL
IKRAAM." (Wahai Dzat yang memiliki kebesaran dan kemuliaan) Abu Isa
berkata; hadits ini adalah hadits gharib. Dan hadits ini telah
diriwayatkan dari Anas dari selain jalur ini. (HR. At Tirmidzi No.3447,
3448 dan 3450)
5. اللَّهُمَّ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ الْمَنَّانُ بَدِيعُ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضِ ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ
ALLAAHUMMA LAA ILAAHA ILLAA ANTA Al MANNAAN, BADII'US SAMAAWAATI WAL ARDHI DZAL JALAALI WAL IKRAAM.
Artinya : Ya Allah, tidak ada tuhan yang berhak disembah kecuali
Engkau, Yang Maha Memberi, Pencipta langit dan bumi, Dzat Yang memiliki
keagungan dan kemuliaan.
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ
اللَّهِ بْنِ أَبِي الثَّلْجِ رَجُلٌ مِنْ أَهْلِ بَغْدَادَ أَبُو عَبْدِ
اللَّهِ صَاحِبُ أَحْمَدَ بْنِ حَنْبَلٍ حَدَّثَنَا يُونُسُ بْنُ مُحَمَّدٍ
حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ زَرْبِيٍّ عَنْ عَاصِمٍ الْأَحْوَلِ وَثَابِتٍ
عَنْ أَنَسٍ قَالَ دَخَلَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
الْمَسْجِدَ وَرَجُلٌ قَدْ صَلَّى وَهُوَ يَدْعُو وَيَقُولُ فِي دُعَائِهِ
اللَّهُمَّ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ الْمَنَّانُ بَدِيعُ السَّمَوَاتِ
وَالْأَرْضِ ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى
اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَتَدْرُونَ بِمَ دَعَا اللَّهَ دَعَا اللَّهَ
بِاسْمِهِ الْأَعْظَمِ الَّذِي إِذَا دُعِيَ بِهِ أَجَابَ وَإِذَا سُئِلَ
بِهِ أَعْطَى قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ غَرِيبٌ مِنْ هَذَا
الْوَجْهِ وَقَدْ رُوِيَ مِنْ غَيْرِ هَذَا الْوَجْهِ عَنْ أَنَسٍ
Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Abdullah bin Abu Ats Tsalj
yang merupakan penduduk Baghdad berkunyah Abu Abdullah, sahabat Ahmad
bin Hanbal, telah menceritakan kepada kami Yunus bin Muhammad Telah
menceritakan kepada kami Sa'id bin Zarbi dari Ashim Al Ahwas dan Tsabit
dari Anas ia berkata; Nabi shallallahu 'alaihi wasallam memasuki masjid
dan terdapat seorang laki-laki yang melakukan shalat dan berdoa dengan
mengucapkan: ALLAAHUMMA LAA ILAAHA ILLAA ANTA Al MANNAAN, BADII'US
SAMAAWAATI WAL ARDHI DZAL JALAALI WAL IKRAAM (Ya Allah, tidak ada tuhan
yang berhak disembah kecuali Engkau, Yang Maha Memberi, Pencipta langit
dan bumi, Dzat Yang memiliki keagungan dan kemuliaan). Kemudian Nabi
shallallahu 'alaihi wasallam berkata: "Tahukah kalian, dengan apakah
orang tersebut berdoa kepada Allah? Ia telah berdoa kepada Allah dengan
namaNya yang paling agung, yang apabila Dia dimintai doa maka Dia akan
mengabulkannya. Dan apabila diminta maka Dia akan memberi." Abu Isa
berkata; hadits ini adalah hadits gharib dari jalur ini. Dan telah
diriwayatkan dari selain jalur ini. (HR. At Tirmidzi No.3467)
6. اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ بِأَنَّ لَكَ الْحَمْدُ لَا إِلَهَ إِلَّا
أَنْتَ الْمَنَّانُ بَدِيعُ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضِ يَا ذَا الْجَلَالِ
وَالْإِكْرَامِ يَا حَيُّ يَا قَيُّومُ
ALLAAHUMMA INNII AS-ALUKA
BIANNA LAKAL HAMDU LAA ILAAHA ILLAA ANTAl MANNAANU, BADII'US SAMAAWAATI
WAL ARDHI, YAA DZAL JALAALI WAL IKRAAM, YAA HAYYU YAA QAYYUUM.
Artinya : ya Allah, aku memohon kepadaMu bahwa bagiMu segala pujian,
tidak ada tuhan yang berhak disembah kecuali Engkau, Maha Pemberi,
Pencipta langit dan bumi. Wahai Dzat yang memiliki keagungan, serta
kemuliaan, wahai Dzat yang Maha Hidup, lagi terus menerus mengurus
(makhluk-Nya).
حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ عُبَيْدِ
اللَّهِ الْحَلَبِيُّ حَدَّثَنَا خَلَفُ بْنُ خَلِيفَةَ عَنْ حَفْصٍ
يَعْنِي ابْنَ أَخِي أَنَسٍ عَنْ أَنَسٍ أَنَّهُ كَانَ مَعَ رَسُولِ
اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ جَالِسًا وَرَجُلٌ يُصَلِّي
ثُمَّ دَعَا اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ بِأَنَّ لَكَ الْحَمْدُ لَا
إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ الْمَنَّانُ بَدِيعُ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضِ يَا
ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ يَا حَيُّ يَا قَيُّومُ فَقَالَ النَّبِيُّ
صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَقَدْ دَعَا اللَّهَ بِاسْمِهِ
الْعَظِيمِ الَّذِي إِذَا دُعِيَ بِهِ أَجَابَ وَإِذَا سُئِلَ بِهِ أَعْطَى
Telah menceritakan kepada Kami Abdurrahman bin 'Ubaidullah Al Halabi,
telah menceritakan kepada Kami Khalaf bin Khalifah dari Hafsh yaitu anak
saudara Anas dari Anas bahwa ia duduk bersama Rasulullah shallAllahu
wa'alaihi wa sallam dan terdapat seorang laki-laki yang melakukan
shalat, kemudian ia berdoa; ALLAAHUMMA INNII AS-ALUKA BIANNA LAKAL HAMDU
LAA ILAAHA ILLAA ANTA, Al MANNAANU, BADII'US SAMAAWAATI WAL ARDHI, YAA
DZAL JALAALI WAL IKRAAM, YAA HAYYU YAA QAYYUUM (ya Allah, aku memohon
kepadaMu bahwa bagiMu segala pujian, tidak ada tuhan yang berhak
disembah kecuali Engkau, Maha Pemberi, Pencipta langit dan bumi. Wahai
Dzat yang memiliki keagungan, serta kemuliaan, wahai Dzat yang Maha
Hidup, lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya)). Kemudian Nabi
shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sungguh ia telah berdoa kepada
Allah dengan namaNya yang agung, yang apabila dipanjatkan doa kepadaNya
dengan nama tersebut maka Dia akan mengabulkannya, dan apabila Dia
diminta dengan nama tersebut maka Dia akan memberinya." (HR.Abudaud
No.1277)
7. لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنْ الظَّالِمِينَ
LAA ILAAHA ILLAA ANTA SUBHAANAKA INNII KUNTU MINAZH ZHAALIMIIN.
Artinya : Tidak ada tuhan yang berhak disembah kecuali Engkau, Maha
Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk diantara orang-orang yang
berbuat aniaya.
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يَحْيَى حَدَّثَنَا
مُحَمَّدُ بْنُ يُوسُفَ حَدَّثَنَا يُونُسُ بْنُ أَبِي إِسْحَقَ عَنْ
إِبْرَاهِيمَ بْنِ مُحَمَّدِ بْنِ سَعْدٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ سَعْدٍ قَالَ
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ دَعْوَةُ ذِي
النُّونِ إِذْ دَعَا وَهُوَ فِي بَطْنِ الْحُوتِ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ
سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنْ الظَّالِمِينَ فَإِنَّهُ لَمْ يَدْعُ بِهَا
رَجُلٌ مُسْلِمٌ فِي شَيْءٍ قَطُّ إِلَّا اسْتَجَابَ اللَّهُ لَهُ قَالَ
مُحَمَّدُ بْنُ يَحْيَى قَالَ مُحَمَّدُ بْنُ يُوسُفَ مَرَّةً عَنْ
إِبْرَاهِيمَ بْنِ مُحَمَّدِ بْنِ سَعْدٍ عَنْ سَعْدٍ وَلَمْ يَذْكُرْ
فِيهِ عَنْ أَبِيهِ وَقَدْ رَوَى غَيْرُ وَاحِدٍ هَذَا الْحَدِيثَ عَنْ
يُونُسَ بْنِ أَبِي إِسْحَقَ عَنْ إِبْرَاهِيمَ بْنِ مُحَمَّدِ بْنِ سَعْدٍ
عَنْ سَعْدٍ وَلَمْ يَذْكُرُوا فِيهِ عَنْ أَبِيهِ وَرَوَى بَعْضُهُمْ
وَهُوَ أَبُو أَحْمَدَ الزُّبَيْرِيُّ عَنْ يُونُسَ بْنِ أَبِي إِسْحَقَ
فَقَالُوا عَنْ إِبْرَاهِيمَ بْنِ مُحَمَّدِ بْنِ سَعْدٍ نَحْوَ رِوَايَةِ
ابْنِ يُوسُفَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ سَعْدٍ وَكَانَ يُونُسُ بْنُ أَبِي
إِسْحَقَ رُبَّمَا ذَكَرَ فِي هَذَا الْحَدِيثِ عَنْ أَبِيهِ وَرُبَّمَا
لَمْ يَذْكُرْهُ
Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin
Yahya telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Yusuf telah
menceritakan kepada kami Yunus bin Abu Ishaq dari Ibrahim bin Muhammad
bin Sa'd dari ayahnya dari Sa'd ia berkata; Rasulullah shallallahu
wa'alaihi wa sallam bersabda: "Doa Dzun Nuun (Nabi Yunus) ketika ia
berdoa dalam perut ikan paus adalah; LAA ILAAHA ILLAA ANTA SUBHAANAKA
INNII KUNTU MINAZH ZHAALIMIIN (Tidak ada tuhan yang berhak disembah
kecuali Engkau, Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk
diantara orang-orang yang berbuat aniaya). Sesungguhnya tidaklah seorang
muslim berdoa dengannya dalam suatu masalah melainkan Allah kabulkan
baginya." Muhammad bin Yahya berkata; berkata Muhammad bin Yusuf suatu
kali dari Ibrahim bin Muhammad bin Sa'd dari Sa'd dan ia tidak
menyebutkan padanya dari ayahnya. Dan hadits ini telah diriwayatkan
lebih dari satu orang dari Yunus bin Abu Ishaq dari Ibrahim bin Muhammad
bin Sa'd dari Sa'd dan mereka tidak menyebutkan padanya dari ayahnya.
Dan sebagian mereka yaitu Abu Ahmad Az Zubairi telah meriwayatkan dari
Yunus bin Abu Ishaq lalu mereka berkata dari Ibrahim bin Muhammad bin
Sa'ad seperti riwayat Ibnu Yusuf dari ayahnya dari Sa'ad. dan terkadang
Yunus bin Abu Ishaq menyebutkan dalam hadits ini dari ayahnya, dan
terkadang tidak menyebutkannya.(HR. At tirmidzi No.3427)
Tambahan :
Al Habib Abdullah bin Husien Bin Thohir pernah ditanya/diminta oleh
seseorang untuk memberikan Asmaul A’zham kepadanya yang bila berdo’a
dengan Asma’ul A’zham itu maka do’anya akan langsung/cepat terkabul,
lalu Beliau berkata, maukah engkau ku ajarkan amalan yang lebih cepat
dari pengabulan dengan menggunakan Asmaul A’zham, lalu beliau berkata,
do’akanlah aku (mendoakan orang lain), karena apa yang engkau pinta
untukku maka Allah akan mengabulkannya untukmu juga dengan pengabulan
yang sangat cepat melebihi dengan Asmaul A’zham..
Ini dalil-dalilnya :
حَدَّثَنَا إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ أَخْبَرَنَا عِيسَى بْنُ يُونُسَ
حَدَّثَنَا عَبْدُ الْمَلِكِ بْنُ أَبِي سُلَيْمَانَ عَنْ أَبِي
الزُّبَيْرِ عَنْ صَفْوَانَ وَهُوَ ابْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ صَفْوَانَ
وَكَانَتْ تَحْتَهُ الدَّرْدَاءُ قَالَ قَدِمْتُ الشَّامَ فَأَتَيْتُ أَبَا
الدَّرْدَاءِ فِي مَنْزِلِهِ فَلَمْ أَجِدْهُ وَوَجَدْتُ أُمَّ
الدَّرْدَاءِ فَقَالَتْ أَتُرِيدُ الْحَجَّ الْعَامَ فَقُلْتُ نَعَمْ
قَالَتْ فَادْعُ اللَّهَ لَنَا بِخَيْرٍ فَإِنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ
عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَقُولُ دَعْوَةُ الْمَرْءِ الْمُسْلِمِ
لِأَخِيهِ بِظَهْرِ الْغَيْبِ مُسْتَجَابَةٌ عِنْدَ رَأْسِهِ مَلَكٌ
مُوَكَّلٌ كُلَّمَا دَعَا لِأَخِيهِ بِخَيْرٍ قَالَ الْمَلَكُ الْمُوَكَّلُ
بِهِ آمِينَ وَلَكَ بِمِثْلٍ قَالَ فَخَرَجْتُ إِلَى السُّوقِ فَلَقِيتُ
أَبَا الدَّرْدَاءِ فَقَالَ لِي مِثْلَ ذَلِكَ يَرْوِيهِ عَنْ النَّبِيِّ
صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ و حَدَّثَنَاه أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي
شَيْبَةَ حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ عَنْ عَبْدِ الْمَلِكِ بْنِ
أَبِي سُلَيْمَانَ بِهَذَا الْإِسْنَادِ مِثْلَهُ وَقَالَ عَنْ صَفْوَانَ
بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ صَفْوَانَ
Telah menceritakan kepada
kami Ishaq bin Ibrahim telah mengabarkan kepada kami 'Isa bin Yunus
telah menceritakan kepada kami 'Abdul Malik bin Abu Sulaiman dari Abu Az
Zubair dari Shafwan bin 'Abdullah bin Shafwan dan riwayat selanjutnya
adalah dari Ummu Darda', dia berkata; "Saya pernah pergi ke Syam dan
mengunjungi Abu Darda' di rumahnya. Namun saya tidak bertemu dengannya,
lalu saya pergi menjumpai Ummu Darda'. Setelah itu, Ummu Darda' bertanya
kepada saya; 'Hai Shafwan, apakah kamu akan pergi haji pada tahun ini? '
Saya pun menjawab; 'Ya.' Ummu Darda' berkata; 'Mohonkanlah kepada Allah
kebaikan untuk kami, karena Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam
telah bersabda: 'Doa seorang muslim untuk saudaranya sesama muslim dari
kejauhan tanpa diketahui olehnya akan dikabulkan. Di atas kepalanya ada
malaikat yang telah diutus, dan setiap kali ia berdoa untuk kebaikan,
maka malaikat yang diutus tersebut akan mengucapkan 'Amin dan kamu juga
akan mendapatkan seperti itu.' Shafwan berkata; 'Setelah itu saya pergi
ke pasar dan di sana saya bertemu dengan Abu Darda'. Ternyata ia pun
mengatakan seperti itu kepada saya yang diriwayatkannya dari Nabi
Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam. Dan telah menceritakannya kepada
kami Abu Bakr bin Abu Syaibah telah menceritakan kepada kami Yazid bin
Harun dari 'Abdul Malik bin Abu Sulaiman melalui sanad ini dengan Hadits
yang serupa. dia berkata; dari Shafwan bin 'Abdullah bin Shafwan. (HR.
Muslim No.4914)
حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ أَخْبَرَنَا
عَبْدُ الْمَلِكِ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ عَنْ صَفْوَانَ بْنِ عَبْدِ
اللَّهِ وَكَانَتْ تَحْتَهُ أُمُّ الدَّرْدَاءِ فَأَتَاهُمْ فَوَجَدَ أُمَّ
الدَّرْدَاءِ فَقَالَتْ لَهُ أَتُرِيدُ الْحَجَّ الْعَامَ فَقَالَ نَعَمْ
قَالَتْ فَادْعُ لَنَا بِخَيْرٍ فَإِنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ
عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَقُولُ إِنَّ دَعْوَةَ الْمَرْءِ الْمُسْلِمِ
مُسْتَجَابَةٌ لِأَخِيهِ بِظَهْرِ الْغَيْبِ عِنْدَ رَأْسِهِ مَلَكٌ
مُوَكَّلٌ بِهِ كُلَّمَا دَعَا لِأَخِيهِ بِخَيْرٍ قَالَ آمِينَ وَلَكَ
بِمِثْلٍ قَالَ فَخَرَجْتُ إِلَى السُّوقِ فَلَقِيتُ أَبَا الدَّرْدَاءِ
فَحَدَّثَنِي عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِمِثْلِ
ذَلِكَ
Telah menceritakan kepada kami Yazid bin Harun berkata,
telah mengabarkan kepada kami Abdul Malik dari Abu Zubair dari Shafwan
bin Abdullah -yang dia menanggung Ummu Darda', kemudian dia mendatangi
mereka- dan mendapati Ummu Darda', maka Ummu Darda' berkata kepadanya,
"Apakah kamu hendak melaksanakan haji tahun ini?" Dia menjawab, "Ya."
Ummu Darda' lalu berkata, "Tolong do'akan kebaikan untuk kami, karena
Nabi shallallahu 'alaihi wasallam pernah bersabda: "Sesungguhnya do'anya
seorang Muslim kepada saudaranya yang berada di tempat yang jauh adalah
dikabulkan, dan di sisikepalanya ada para Malaikat yang ditugaskan
kepadanya, setiap kali berdo'a kepada saudaranya dengan kebaikan para
Malaikat berkata, 'Amiin, dan bagimu yang semisalnya'." Shafwan berkata,
"Kemudian aku keluar ke pasar dan bertemu dengan Abu Darda', lalu ia
menceritakan kepadaku tentang hadits dari Nabi shallallahu 'alaihi
wasallam seperti itu." (HR. Ahmad No.26279 dana No.20717)
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ
هَارُونَ عَنْ عَبْدِ الْمَلِكِ بْنِ أَبِي سُلَيْمَانَ عَنْ أَبِي
الزُّبَيْرِ عَنْ صَفْوَانَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ صَفْوَانَ قَالَ
وَكَانَتْ تَحْتَهُ ابْنَةُ أَبِي الدَّرْدَاءِ فَأَتَاهَا فَوَجَدَ أُمَّ
الدَّرْدَاءِ وَلَمْ يَجِدْ أَبَا الدَّرْدَاءِ فَقَالَتْ لَهُ تُرِيدُ
الْحَجَّ الْعَامَ قَالَ نَعَمْ قَالَتْ فَادْعُ اللَّهَ لَنَا بِخَيْرٍ
فَإِنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَقُولُ
دَعْوَةُ الْمَرْءِ مُسْتَجَابَةٌ لِأَخِيهِ بِظَهْرِ الْغَيْبِ عِنْدَ
رَأْسِهِ مَلَكٌ يُؤَمِّنُ عَلَى دُعَائِهِ كُلَّمَا دَعَا لَهُ بِخَيْرٍ
قَالَ آمِينَ وَلَكَ بِمِثْلِهِ قَالَ ثُمَّ خَرَجْتُ إِلَى السُّوقِ
فَلَقِيتُ أَبَا الدَّرْدَاءِ فَحَدَّثَنِي عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ
عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِمِثْلِ ذَلِكَ
Telah menceritakan kepada
kami Abu Bakar bin Abu Syaibah; telah menceritakan kepada kami Yazid bin
Harun dari Abdul Malik bin Abu Sulaiman dari Abu Az Zubair dari Shafwan
bin Abdullah bin Shafwan -suami dari putri Abu Darda-, ia berkata;
"Suatu ketika ia mendatanginya, namun ia hanya mendapati Ummu Darda' dan
tidak mendapati Abu Darda'. Ummu Darda pun berkata; 'Apakah kamu mau
berangkat haji tahun ini? ' Shafwan menjawab; 'Ya' lalu Ummu Darda
berkata; 'Doakan kebaikan untuk kami, karena Nabi shallallahu 'alaihi
wasallam bersabda: 'Doa seseorang untuk saudaranya yang sedang tidak
bersamanya adalah mustajab (terkabul). Karena di atas kepalanya terdapat
malaikat yang akan mengamini doanya setiap kali ia berdoa untuk
kebaikan saudaranya. Malaikat itu akan berucap: 'Amin, dan untukmu
kebaikan yang serupa'. Shafwan berkata; 'Kemudian aku pergi ke pasar,
dan di sana aku bertemu dengan Abu Darda, ia lantas membacakan hadits
Nabi shallallahu 'alaihi wasallam yang sama kepadaku'. (HR. Ibnumajah
No.2886)
Dan masih banyak lagi dalil-dalil dari doa-doa yang hampir sama seperti doa diatas,smoga bermanfaat.
0 komentar:
Posting Komentar